Thursday, February 28, 2008
Kesaksian dari Bobby G.
Monday, February 11, 2008
Roh Kudus - Kasih
Agustinus percaya bahwa Allah itu satu, bukan tiga adanya karena ketiga pribadi Allah hanya dapat dimengerti melalui hubungan antara ketiga pribadi tersebut. Dalam kata lain, Allah Bapa ada sebagai Bapa dari Allah Anak. Kristus adalah Anak dari Allah Bapa. Jadi dimanakah tempat Allah Roh Kudus ? Apakah hubungan Allah Roh Kudus terhadap Allah Bapa dan Allah Anak ? Menurut Agustinus, Allah Roh Kudus adalah ikatan Kasih antara Anak dan Bapa. (berdasarkan I Yoh 4:7, 19). Kasih antara Allah Bapa dan Allah Anak menyebabkan adanya Allah Roh Kudus. Tetapi karena Allah adalah Kasih dalam kekekalan, maka Allah Roh Kudus bukannya menjadi ada setelah adanya Allah Bapa dan Allah Anak. Kasih membutuhkan dua pribadi, dan kasih itu sendiri adalah pribadi yang ketiga. Tetapi karena ketiga pribadi itu hanya ada dalam hubungan mereka satu dengan yang lain dalam kasih, maka ketiganya tetap tunggal.
Ini adalah doktrin yang sulit dimengerti, karena semua akan bertanya mengapa hubungan kasih itu adalah Roh Kudus ? Bukankah Roh Kudus itu adalah oknum pribadi juga ? Roh Kudus bukanlah suatu natur sifat Allah. Untuk mengerti ini, ada suatu gambaran yang selalu dipakai untuk menjelaskan ini. Seorang anak sebenarnya adalah hubungan kasih antara ayahnya dan ibunya. Seorang ayah tidak bisa menjadi ayah tanpa adanya seorang ibu. Seorang ibu tidak bisa mempunyai anak tanpa adanya ayah.
Namun apa gunanya kita mengerti uraian Agustinus ini ? Dengan mengertinya relasi antar ketiga pribadi Allah ada beberapa hal praktis yang dapat kita pelajari. Pertama, kita harus membangun hubungan antar sesama dalam kasih sebagai Bapa mengasihi Anak-Nya, karena melalui pengorbanan Bapa melepaskan AnakNya, Roh Kudus telah diberikan kepada kita, Gereja Nya, agar kita juga dapat memasuki dan mengalami kasih Allah yang sejati. Kedua, kita semakin bisa menghargai bahwa hubungan dalam pernikahan adalah sesuatu yang sakral, yang menghasilkan anak, menggambarkan hubungan kasih antara ketiga pribadi Allah. Ketiga, dimana ada pelanggaran dosa, kasih akan membawa duka, sebagaimana kita telah melukai Allah yang telah mengasihi kita dalam pengorbanan AnakNya, dan pengiriman Roh Kudus untuk membimbing kita.
Semoga mulai Valentine's Day ini, kita ingat akan Allah Roh Kudus yang mendampingi dan membimbing kita selalu dalam kasih, bukan akan roh putih yang melayang-layang, atau bahasa lidah. Kita sudah diundang oleh Allah untuk menjadi mempelaiNya, untuk menerima kasih Allah yang telah ada antara ketiga pribadi Allah sebelum dunia diciptakan. Alangkah baiknya jika kita menerimanya, mengingatnya dalam hubungan kita antar sesama, dan yang terutama mengasihiNya kembali.
Tuesday, February 5, 2008
Love, Faithfulness, and Hormones
at dengan perasaan intim ini, yaitu hormon oxytocin. Mereka meneliti dua macam tikus: yang pertama itu, Praire voles, (sebelah kiri) sudah diketahui bahwa mereka setelah kawin akan tetap berpasangan dengan setia. Sedangkan yang jenis kedua, Montane voles, (sebelah kanan) kawin bebas, tidak setia
.
Walaupun DNA mereka 99% sama, ternyata otak praire voles yang setia itu lebih banyak oxytocin-nya dan lebih sensitif terhadap oxytocin daripada montane voles yang tidak setia. Terlebih lagi, sewaktu pasangan praire voles yang setia ini diberi obat yang menurunkan level oxytocin, mereka menjadi tidak setia seperti montane voles.
Memang experiment ini dilakukan terhadap tikus, tetapi hormone oxytocin memang mempunyai peranan penting bagi manusia juga. Oxytocin (kanan) adalah hormone yang memuncak sewaktu orgasm bagi wanita dan ejaculation bagi pria. Oxytocin juga penting untuk ibu melahirkan atau menyusui. Selain oxytocin, level hormone dopamine juga naik setelah hal-hal yang memuaskan, termasuk sewaktu menerima hadiah kejutan dan sex. Oxytocin dan dopamine memberi kita perasaan hangat dan puas yang membuat kita menjadi lebih dekat setelah hal-hal tersebut.
Sekarang karena experiment tidak boleh dilaksanakan di orang, kita tidak tau jelas apa efek oxytocin ini. Tetapi pertanyaan2 etika dibawah ini buat saya sangat tertarik:
- Bagi yang masih single, apakah oxytocin bisa dibuat menjadi pil jatuh cinta?
- Bagi pasangan yang sudah menikah, jika ada masalah keluarga, apakah oxytocin akan membantu untuk membuat pasangan tersebut merasa lebih intim, ingat cinta mereka yang pertama, dan menjadi lebih setia dalam pernikahan mereka ? Jika iya, bolehkah oxytocin ini dipakai ?
- Penelitian menunjukkan bahwa otak orang pemakai narkoba mengandung kadar oxytocin dan dopamine yang tinggi, seperti orang jatuh cinta atau berhubungan intim. Jika demikian, apakah kesetiaan itu hanyalah suatu manifestasi akan ‘kecanduan cinta’ ?
- Seberapakah kuasa ratio kita dibandingkan dengan efek hormones di otak kita ?
- Jika ada seorang playboy, patutkah orang itu di suntik oxytocin dan dopamine supaya menjadi lebih setia dan bepengertian? (Montane voles yang tidak setia menjadi setia setelah disuntik oxytocin).
- Apakah manusia itu pada nature aslinya tidak setia, kekurangan oxytocin, tetapi melalui pendidikan budaya dan agama menjadi setia dalam cinta?
- Jika manusia memang pada dasarnya mahluk yang setia, apakah orang yang playboy itu sebenarnya termasuk orang yang sakit, kekurangan hormone, dan perlu diobati ?
Have a wonderful Valentine's Day ^_^
Jangan lupa ke persekutuan pemuda yah Jumat ini !
Monday, February 4, 2008
Welcoming Night GII-SF 2008

We would like to invite all of you to our Welcoming Night/Valentine's Day event this Friday (02/08/08).
The event will start at 6:30 pm (dinner will be served at 6:30 sharp) and will last until 10 pm.
It is going to be fun.... There will be games + creative video clip from our friends.... and it's FREE...
Address: 400 Brussels Street, San Francisco, CA
Click here for map
We hope to see you there on Friday.
