Tuesday, January 29, 2008

Tubuh, Jiwa, Roh: Dichotomy vs. Trichotomy

Topik kedua di survey, yang paling menarik setelah mistik adalah teologia/doktrin. Jadi saya akan mengaitkan ini dengan comment Bobby mengenai kematian dan kebangkitan. Bobby menyatakan bahwa manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh, sebagaimana Allah itu tritunggal. Ini sering juga disebut trichotomy, yang berarti bahwa jiwa dan roh itu tidak sama. Di Alkitab ada terpapar beberapa ayat yang mendukung ini, terutama:

Ibrani 4:12: "For the word of God is living and active. Sharper than any double-edged sword, it penetrates even to dividing soul and spirit, joints and marrow; it judges the thoughts and attitudes of the heart,"
I Tesalonika 5:23: "May God himself, the God of peace, sanctify you through and through. May your whole spirit, soul and body be kept blameless at the coming of our Lord Jesus Christ,"

Tetapi ada juga yang tidak setuju dengan ini dan berkata bahwa 'jiwa' dan 'roh' itu sama saja. Jadi, manusia terdiri dari hanya tubuh dan jiwa/roh. Ini disebut dichotomy. Ada banyak juga ayat yang mendukung ini, termasuk:

Matius 10:28: "And fear not them which kill the body, but are not able to kill the soul: but rather fear him which is able to destroy both soul and body in hell."
Yesaya 26:9: "With my soul have I desired thee in the night; yea with my spirit within me will I seek thee early..."

Doktrin ini kelihatannya sangat tidak penting, tapi pengertian akan doktrin ini berkaitan dengan pengertian hal2 yang lain seperti:

1. Kalau trichotomy, apakah jiwa ikut bersama dengan roh ke surga/neraka setelah mati ?

2. Kalau trichotomy, apakah kalau kerasukan setan, hanya jiwanya saja yang terancam/kerasukan, tapi roh kita kalau ada Roh Kudus, maka tidak akan kenapa2 ?

3. Kalau trichotomy, memang bisa ada analogi dengan tritunggal, tapi bagaimanakah jiwa dan roh Tuhan Yesus itu dalam inkarnasi Nya ? Apakah jiwaNya manusia dan rohNya itu adalah Firman/Logos ?

4. Kalau dichotomy, sewaktu kita mati, bagaimanakah emosi perasaan sedih kita yang kita bawa di jiwa/roh kita itu bisa menjadi bahagia di surga ? (kalau menurut trichotomy, jiwa bersama emosi itu bisa ditinggalkan)

5. Kalau dichotomy, apakah orang yang lahir gila, yang terganggu jiwanya, atau cacat mental itu akan naik ke surga/neraka sedemikian rupa?

6. Kalau dichotomy, bagaimakah hal ini bisa konsisten dengan konsep manusia sebagai gambar dan rupa Allah Tritunggal seperti yang Bobby ajukan sebelumnya?


Jadi, bagaimana kalau menurut kalian ? trichotomy atau dichotomy ? apa jawaban2 pertanyaan diatas ?

Monday, January 21, 2008

Perubahan pada Bible kalo ditulis oleh College Student:

1. 5 Roti dan 3 Ikan akan diganti dengan 5 Pizza dan 3 bungkus Lays
 
2. 10 Commandment, sebenarnya cuman ada 5, tapi karena ditulis dengan double space paragraph dan font yang besar, keliatannya jadi 10.
 
3. Surat Paulus ke Roma menjadi Facebook Paulus grup Roma.
 
4. Alasan kenapa Kain membunuh Habel, karena mereka roommate-an.
 
5. Tempat terjadinya akhir dunia bukan di Armageddon tapi di Final.
 
6. Alasan kenapa Musa berjalan 40 tahun di gurun karena Musa adalah Freshmen yang ngga pernah tanya arah.
 
7. Tower of Babel adalah alasan kenapa ada Foreign Language Requirement.
 
8. Seharusnya Tuhan menciptakan alam semesta dalam 6 hari, tapi karena College Student, maka penciptaan, tidak dilakukan sampai malam hari terakhir harus dikumpul, Beli kopi starbucks dan redbull 3 kaleng, kerjain sampe gak tidur dan berharap tidak ada orang yang sadar dengan hasil kerjaannya.
 
9. Thou shalt not commit plagiarism.
 
10. Thou shalt honor your parents, for they won't send you money when they angry.

Saturday, January 5, 2008

Kematian, tubuh, jiwa, roh dan kebangkitan

Survey di website kita (yang sayangnya cuma 3 orang), menunjukkan banyak yg seneng mysticism. Semoga topik ini banyak yg respon.

Beberapa tahun yang lalu, para peneliti membekukan binatang2 (anjing, babi, babon) sampai tidak ada denyut jantung, tidak ada aktivitas syaraf otak, tidak bernafas, tidak bergerak, yaitu definisi 'mati' menurut kedokteran. Setelah 2 jam, para peneliti tersebut dapat membangkitkan binatang2 itu kembali tanpa kerusakan apapun juga. Binatang2 itu kembali normal, dan hidup sampai beberapa lama lagi (bahkan ajingnya masih hidup beberapa tahun normal). Ini bukan bohongan lho .. para penelitinya masih hidup sampai sekarang, source-nya ada disini: http://www.wired.com/wired/archive/12.05/biotime.html?pg=1&topic=biotime&topic_set=

Melihat ini, aku cuma kepikiran beberapa pertanyaan yg moga2 kalian bisa kasih input.

  • Yang pertama, apakah tubuh kita ini terdiri dari tubuh, jiwa dan roh yang dapat dipisah2kan sewaktu kita mati ?
  • Apakah sewaktu kita mati, tubuh kita saja yang mati dikubur, tapi roh jiwa kita kekal? kalo gitu kemana ? ke taman Firdaus, suatu tempat penantian?
  • Terus, waktu binatang2 itu beku mati, kemana roh atau jiwanya ? gentayangan ? atau pergi ke taman Firdaus terus balik lagi waktu dibangkitkan oleh para penelitinya ? (seperti film2 dimana org yg kena koma, rohnya bisa ngeliat badannya sendiri terbaring di ranjang rumah sakit)
  • Apakah berarti memang orang mati rohnya gentayangan hanya karena tubuhnya rusak/mati ?
  • Berarti apakah roh jiwa kita bisa kembali masuk ke tubuh kita, jika tubuh kita dipulihkan kembali? (dipulihkan baik oleh Allah di akhir jaman, ataupun oleh dokter, seperti para peneliti yang diatas tadi)
What do you think guys ?